Sabtu, 18 Agustus 2012

HATI YANG TIDAK SUPER

Kehidupan zaman sekarang yang semakin sulit, penuh tantangan, dan sarat cobaan, membuat diri kita mencari jalan keluar agar mendapatkan sebuah posisi, entah posisidalam pekerjaan, posisi dalam bisnis, maupun posisi dalam politik. Apapun posisinya, tetap saja tujuan akhirnya adalah bagaimana menghasilkan uang yang banyak dalam rangka untuk mensejahterakan diri sendiri maupun keluarga kita. Tentu saja hal ini menjadi hal yang sangat sah untuk dilakukan selama tidak menyalahi aturan dan norma yang berlaku, dan yang paling penting adalah tidak menyalahgunakan posisi yang kita miliki untuk sombong apalagi menyakiti orang lain secara fisik maupun psikis.
Saya selaku penulis mengamati seseorang yang dulunya berjuang sangat keras untuk mencapai posisi yang ia inginkan dalam rangka untuk memperbaiki taraf kehidupannya. Ia adalah seorang pekerja keras yang mempunyai otak yang cemerlang di sebuah Kantor X (nama tempat saya rahasiakan). Namun belakangan ia tak pernah lagi mengajarkan apapun kepada bawahannya, kecuali menyuruh mereka untuk melakukan pekerjaan yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan di kantor, ya . . .para staff Mr.X (nama orang disamarkan) harus mengurusi keperluan rumah tangga. Sikap Mr.X yang terkadang baik dan terkadang jahat itu membuat para staffnya cukup frustasi menghadapi orang ini, karena seringkali sesuatu yang benar menjadi salah, dan yang salah menjadi benar. Mr.X lebih mementingkan teman - temannya di luar kantor dalam hal memberi bantuan keuangan kepada yang membutuhkan, sehingga staffnya yang asli di kantor tak pernah mendapatkan apa - apa selain cerita indah dari orang lain, staffnya hanya bisa bermimpi.
Mr. X menjadi pribadi yang sombong, seperti suatu kali ia berkata kepada seorang wanita muda : "Memilih laki - laki itu yang berkualitas yang punya segalanya" kata Mr.X sambil bergaya. Ironis memang, pada zaman kuliah Mr.X hanffyalah orang biasa yang untuk makan satu hari saja sulit, namun dengan kecerdasan otaknya ia mendapatkan posisi yang bagus dalam pekerjaannya. Namun yang terjadi sekarang adalah hati Mr.X tak lagi disentuh oleh kelembutan, hatinya sudah lupa akan pedihnya masa sulit, hatinya sudah lupa akan lembutnya cinta. Terbukti ia punya banyak simpanan wanita sekarang, simpanan yang ia sembunyikan setengah mati, namun ketahuan juga oleh para staffnya, tapi tetap saja para staff Mr.X tutup mulut karena mereka merasa itu bukan ranah yang harus mereka obrak - abrik. Begitulah hati Mr.X seseorang yang punya segala, namun tak punya HATI YANG SUPER untuk menangkap hikmah kehidupan. Manusia tidak perlu bangga jika ia punya otak yang cemerlang, tapi manusia cukuplah punya HATI YANG SUPER yang bisa melampaui itu semua. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar